Ketua Parsadaan Hasibuan dan Koordinator DNT Bhineka Tunggal Ika Hadiri Pernikahan Putri AKBP Purn. Suharto Hasibuan

Ketua Parsadaan Hasibuan dan Koordinator DNT Bhineka Tunggal Ika Hadiri Pernikahan Putri AKBP Purn. Suharto Hasibuan

MARINDAL I | Meta Rakyat

Ketua Parsadaan Hasibuan, AIPTU Purn. Porkas Daulay Hasibuan, SH, bersama Koordinator Dalihan Natolu (DNT) Bhineka Tunggal Ika, AIPTU Purn. Zainal Abidin Hasibuan, SH, menghadiri acara pernikahan ananda dari AKBP Purn. Suharto Hasibuan yang digelar khidmat di Marindal I, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada 11/01/26.

Kehadiran kedua tokoh adat dan tokoh masyarakat bermarga Hasibuan tersebut menjadi simbol kuatnya nilai kekerabatan, persaudaraan, dan penghormatan adat dalam tradisi Batak, khususnya yang berlandaskan falsafah Dalihan Natolu. Acara berlangsung penuh kehangatan, dihadiri keluarga besar, tokoh masyarakat, serta undangan dari berbagai kalangan.

Ketua Parsadaan Hasibuan, AIPTU Purn. Porkas Daulay Hasibuan, SH, menyampaikan bahwa kehadiran Parsadaan bukan sekadar memenuhi undangan keluarga, melainkan sebagai wujud nyata solidaritas marga dan pelestarian nilai adat yang harus terus dijaga lintas generasi.

“Pernikahan dalam adat Batak bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga mempererat hubungan antarkeluarga besar. Inilah nilai luhur yang harus kita rawat bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator DNT Bhineka Tunggal Ika, AIPTU Purn. Zainal Abidin Hasibuan, SH, menegaskan bahwa Dalihan Natolu tidak hanya hidup dalam seremoni adat, tetapi juga harus tercermin dalam sikap sosial, kebersamaan, dan persatuan di tengah masyarakat majemuk.

“Dalihan Natolu adalah kearifan lokal yang mengajarkan keseimbangan, saling menghormati, dan kebersamaan. Nilai ini relevan dalam memperkuat Bhineka Tunggal Ika di tengah kehidupan berbangsa,” tuturnya.

Acara pernikahan ananda AKBP Purn. Suharto Hasibuan berlangsung tertib dan sarat makna adat, diiringi doa dan harapan agar kedua mempelai dapat membangun rumah tangga yang sakinah, harmonis, dan berlandaskan nilai budaya serta keimanan.

Kehadiran para tokoh Parsadaan dan DNT Bhineka Tunggal Ika dalam acara tersebut sekaligus menegaskan komitmen untuk terus menjaga persatuan, identitas budaya, dan nilai luhur adat Batak di tengah dinamika zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get 30% off your first purchase

X