Medan – Perjalanan panjang pengabdian seorang dokter, pendidik, dan figur teladan dirayakan dalam suasana khidmat pada syukuran ulang tahun ke-90 Prof. Dr. Habibah Hanum Nasution, Sp.PD, yang berlangsung Sabtu, 24 Januari 2026, di Lembur Kuring, Jalan Amir Hamzah, Kota Medan.
Sekitar 200 tamu undangan hadir, terdiri dari keluarga besar, sahabat lintas generasi, tokoh agama, akademisi, serta tokoh masyarakat.
Foto Bersama Rekan, Kerabat Dalam Suasana Hangat Dan Bersahaja.
Acara syukuran ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan ruang refleksi atas jejak pengabdian Prof. Dr. Habibah Hanum yang selama puluhan tahun mendedikasikan hidupnya bagi dunia kesehatan, pendidikan, dan kemanusiaan di Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Habibah Hanum Nasution menyampaikan rasa syukur mendalam kepada Allah SWT atas nikmat umur panjang dan kesempatan untuk terus menjalin silaturahmi.
Di usia ini, saya semakin menyadari bahwa hidup adalah amanah. Ilmu, kesehatan, dan kebersamaan hanyalah titipan. Saya bersyukur masih diberi kesempatan untuk menyaksikan anak-anak, murid-murid, dan sahabat terus berbuat kebaikan,” ujar Prof. Habibah Hanum dengan penuh keteduhan.
Prof Habibah Hanum Nasution Foto Bersama Prof Pagar Hasibuan Serta Tokoh Dalihan Natolu Bhineka Tunggal Ika.
Sambutan akademik dan moral disampaikan oleh Prof. Pagar Hasibuan dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Ia menegaskan bahwa Prof. Habibah Hanum merupakan simbol integritas keilmuan yang berpadu dengan nilai spiritual.
Prof. Habibah Hanum adalah teladan bahwa ilmu kedokteran tidak berhenti pada keahlian teknis, tetapi harus berpijak pada empati, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Beliau adalah guru bagi banyak generasi,” ungkap Prof. Pagar Hasibuan.
Nuansa haru semakin terasa ketika Prof. Dr. Sutomo mempersembahkan tembang kenangan, yang menjadi pengingat perjalanan panjang kehidupan, pengabdian, serta makna kesetiaan terhadap profesi dan keluarga. Tembang tersebut disambut keheningan penuh rasa hormat dari para hadirin.
Doa-doa tulus mengalir dari para tokoh agama yang hadir. Salah satu doa disampaikan dengan penuh kekhusyukan:
Ya Allah, panjangkanlah usia Prof. Dr. Habibah Hanum Nasution dalam keberkahan, kuatkanlah kesehatan beliau, lapangkan hatinya, dan jadikan setiap langkah hidupnya sebagai amal jariyah yang terus mengalir hingga akhir hayat,” ucap salah seorang tokoh agama dalam doa bersama.
Kordinator Dalihan Natolu Zainal Abidin Hasibuan Membersamai Keluarga, Rekan Dan Para Sahabat.
Turut hadir Koordinator DNT (Dalihan Natolu Bhineka Tunggal Ika), Zainal Abidin Hasibuan, bersama istri, yang menyampaikan penghormatan atas peran Prof. Habibah Hanum sebagai figur pemersatu lintas latar belakang.
Kolonel CKM dr. Hanrizal Satria Bersama Ahmad Syukur Nasution
Dari kalangan keluarga, Tampak hadir putra beliau Kolonel CKM dr. Hanrizal Satria, Sp.OT(K) Spine, yang mencerminkan kesinambungan nilai pengabdian keluarga di bidang kesehatan dan pelayanan kemanusiaan. Kehadiran beliau menjadi simbol estafet dedikasi lintas generasi.
Acara ini juga dihadiri Ahmad Syukur Nasution, manajer di salah satu perusahaan obat yang dikenal luas di Sumatera Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat dan sahabat lama keluarga.
Syukuran ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan ucapan selamat dari para tamu. Di usia 90 tahun, Prof. Dr. Habibah Hanum Nasution tidak hanya merayakan panjang umur, tetapi juga merayakan kehidupan yang sarat makna, keteladanan, dan manfaat bagi sesama.